Home / Penyalai / Jong Katel Festival Budaya Melayu Pulau Mendol “Penyalai”

Jong Katel Festival Budaya Melayu Pulau Mendol “Penyalai”

Jong katel merupakan khazanah melayu. Masyarakat kuala Kampar tiap tahun selalu mengadakan acara ini. Acara yang di adakan dalam rangka hari-hari besar seperi HUT-RI. Acara yang digelar menarik masyarakat untuk menyaksikan sebagai pesta rakyat. Selain acara jong katel ini masih banyak lagi acara-acara lain, seperti lomba sampan layar, turnamen bola kaki, bola voli. Pesta rakyat yang di adakan sekali setahun ini menyedot banyak perhatian, khususnya pemerintah kabupaten pelalawan.

Asal Jong katel berasal dari tradisi masyarakat melayu pesisir yang hidup di tepi laut. Namun pada akhir-akhir ini Jong katel ini mulai hilang. Menurut Jasman, SH Kepala Desa Serapung, ia ingin mencoba mengangkat acara Jong katel ini untuk mengenal budaya masyarakat melayu pesisir, maka di laksanakan event Jong katel ini. Menurut Pak Jasman event Jong katel ini diadakan sekitar masyarakat Kecamatan Kuala Kampar. Untuk masyarakat serapong baru memiliki 20 buah Jong katel.Kegiatan even kedua yang dilakukan bertambah menjadi 97 buah. Selain itu harapan Pak Jasman, Desa Serapung bisa menjadi tuan rumah di tingkat Kecamatan maupun Kabupaten.

Panitia Pelaksanaan Festival Jong katil, Tengku Khairil mengharapkan peran pemerintah dalam melestarikan budaya masyarakat. Menurutnya Jong katil merupakan permainan orang-orang tua masyarakat pesisir melayu. Dimana festival ini pernah diadakan sebelumnya.Tugas kita sekarang untuk melestarikan. Selain itu terdapat kendala dalam melaksanakanya itu cuaca, angin dan ombak juga diperhatikan dalam festival ini. Sehingga untuk melaksanakan acara ini melihat musim. Musim yang baik dalam melaksanakan acara ini musim angin barat laut atau utara.

Jong katel memang peninggalan masyarakat pesisir melayu, dan itu terbukti dari letak geografis provinsi Riau yang terdiri dari pulau-pulau, hal ini membuat masyarakat menggunakan alat transportasi laut sebagai kendaraan. Berawal dari sinilah tak heran kalau acara seperti jong katel ini bermunculan.

Menurut saya acara seperti ini harus dapat perhatian khusus dari pemerintah. Karena acara tersebut selain sebagai acara pesta rakyat, dapat juga di jadikan wisata. Potensi besar jika jongkatel di jadikan objek wisata bagi masyarakat Pulau Mendol. Salah satunya dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat, syukur2 bisa mendatangkan wisatawan nasional maupun internasional.

About AHMAD™

Ahmad Kurniawan Siddik adalah seorang blogger pemula yang banyak belajar dari dunia internet dan mengikat Ilmu dengan menuliskannya disini.

Lihat Juga

Tahukah Tuan di Mana Penyalai?

Tahukah tuan di mana Penyalai? Kalau tuan pernah pergi ke sana tentulah menjawabnya dengan fasih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *