Rabu, 26 September 2018
Home / Real Madrid / Daftar Pelatih Real Madrid di Era Florentino Pérez

Daftar Pelatih Real Madrid di Era Florentino Pérez

Sudah musim ke-14 Florentino Perez memimpin klub Real Madrid. Selama menjabat sebagai presiden klub, dia telah banyak merekrut dan memecat pelatih top. Pelatih yang terakhir yang menjadi korban pemecatannya adalah Rafael Benitez. Dan kemudian dia mengangkat Zinedine Zidane sebagai penggantinya.

Real Madrid tentu bukan tim sembarangan. Asam garam pertandingan sudah banyak dirasakan. Nah, jika melihat masa lalu, siapa sajakah pelatih-pelatih ternama yang pernah menjabat di era Florentino Perez. Dan bagaimana kontribusi yang telah mereka berikan untuk Real Madrid?

1. Vincente Del Bosque, November 1999 – Juni 2003.

Pada awal masa kepemimpinan Florentino Perez, dia memilih Del Bosque untuk melatih klub Los Blancos. Selama 3 musim berturut-turut, dia mampu membuat tim ini meraih dua trofi juara. Mereka jadi juara La Liga, Liga Champions, dan juga Piala Interkontinental.

2. Carlos Queiroz, Juni 2003 – 2004.


Sebuah keputusan yang kontroversial dilakukan oleh Florentino Perez. Saat itu dia mencopot jabatan Del Bosque secara tiba-tiba usai Madrid menjuarai liga untuk kedua kalinya dalam tiga musim. Posisi kepelatihan yang kosong ini kemudian digantikan oleh Carlos Queiroz. Dia pernah menjadi asisten dari manajer legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson. Sayangnya, prestasi dari Queiroz tak seperti yang diharapkan oleh Perez. Queiroz hanya mampu membawa Madrid finish di peringkat keempat dalam liga. Satu-satunya jasa dari Queiroz hanyalah membawa Madrid meraih Piala Super Spanyol. Tak lama berselang dia pun kehilangan pekerjaanya.

3. Jose Antonio Camacho, Mei 2004 – September 2004.


Florentino Perez menunjuk Jose menjadi pelatih jangka pendek untuk tim El Real. Dia hanya menjabat sebagai pelatih selama empat bulan. Dia sangat tidak puas dengan hasil yang diberikan oleh pelatih tersebut setelah Real Madrid mengalami kekalahan berturut-turut dalam sejumlah laga yang dijalaninya bersama pelatih ini.

4. Mariano Garcia Remon, September 2004 – Desember 2004.


Nasibnya Remon juga sama seperti Jose Antonio. Dia hanya menjabat sebagai pelatih di klub Real Madrid dalam waktu yang sebentar, yaitu dua bulan saja. Prestasinya yang kurang bagus membuat Perez memutuskan untuk mengakhiri menggunakan jasa pelatih ini.

5. Vanderlei Luxemburgo, Desember 2004 – Desember 2005.


Pelatih ini direkrut dari Santos dan hanya bertahan selama setahun penuh bersama klub Real Madrid. Dia mengakui menemukan banyak kesulitan selama melatih tim ini. Dia pun dipecat setelah Madrid dipermalukan oleh Barcelona di kandang sendiri pada tahun 2005 dengan hasil 0 – 3.

6. Juan Ramon Lopez Caro, Desember 2005 – Juni 2006.


Tak banyak prestasi yang diberikan oleh Juan Ramon. Dia juga gagal mempersembahkan piala untuk klub Real Madrid. Dia hanya melatih dalam kurun waktu setengah tahun sebelum akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri selamanya.

7. Manuel Pellegrini, Juni 2009 – Mei 2010.


Bersama Manuel Pellegrini, tim Real Madrid berhasil menjadi Los Galacticos. Dia berhasil merekrut sejumlah pemain bintang, antara lain Cristiano Ronaldo, Kaka, Karim Benzema dan Xabi Alonso. Kendati dipenuhi oleh pemain top, namun timnya kerap kali menuai serangkaian hasil buruk. Bahkan sampai tersingkir di Copa Del Rey. Di Liga Champions pun, prestasi dari Real Madrid juga kurang sukses. Inilah yang kemudian membuat Pellegrini dipecat dari jabatannya sebagai pelatih.

8. Jose Mourinho, Mei 2010 – Juni 2013.


Perez berharap besar kepada Mourinho setelah prestasinya berhasil menjegal Barcelona yang kala itu dilatih oleh Pep Guardiola di Liga Champions. Akan tetapi lama kelamaan model kepelatihan Mou malah menimbulkan kontroversi. Dia sering terlibat hubungan yang tak sehat dengan para pemainnya.

9. Carlo Ancelotti, Juni 2013 – Mei 2015.


Perez melakukan hal yang tepat dengan memilih Carlo Ancelloti sebagai pelatih Real Madrid. Di tahun pertamanya dia berhasil mempersembahkan empat trofi juara bagi Real Madrid. Bahkan gelar Liga Champions kesepuluh yang diidam-idamkan selama ini pun berhasil didapatkan. Sayangnya, Perez malah memecat Ancelotti di musim keduanya. Ini adalah pemutusan yang paling kontroversi sejak dia mencopot Del Bosque beberapa tahun yang lalu.

10. Rafael Benitez, Juni 2015 – Januari 2016.


Benitez bukanlah pelatih favorit dari klub Madridista. Metode pelatihannya yang kurang cocok dengan para pemain membuatnya sering terlibat masalah dengan punggawanya sendiri. Bahkan dia membuat Madrid malu setelah kalah 0 – 4 kala melawan Barcelona di El Classico. Ditambah lagi hasil imbang 2 – 2 dalam laga melawan Valencia di pekan lalu menjadi akhir masa karirnya di klub Real Madrid.

11. Zinedine Zidane, Januari 2016 – 2018.


Sejak ditunjuk menggantikan Rafael Benitez pada 4 Januari 2016, Zidane sudah mempersembahkan sembilan trofi!, Itu artinya dalam kurun empat bulan sekali, Madrid berhasil meraih trofi. Pencapaian tertingginya tentu adalah tiga gelar Liga Champions beruntun dari 2016 hingga 2018.

Sementara itu, satu gelar La Liga berhasil disumbangkan musim lalu. Sisa lima gelar lainnya adalah Piala Super Eropa (2016,2017), Piala Dunia Antarklub (2016,2017), dan Piala Super Spanyol (2017).

Selama ditangani Zidane, Madrid pun juga selalu sukses memenangi delapan final yang diikutinya. Thanks, Zizou!

12. Julen Lopetegui, 2018 – Sekarang.


Julen Lopetegui dipresentasikan sebagai manajer baru Real Madrid di tribun kehormatan stadion Santiago Bernabéu. Dengan suasana ekspektasi besar, presiden Florentino Pérez menyampaikan ucapan selamat datang: “Hari ini ´los madridistas´ menyampaikan selamat datang kepada seseorang yang mengenal baik rumah ini dan yang telah memperlihatkan diri sebagai seorang profesional luar biasa. Dia adalah mantan pemain dan pelatih tim Castilla dan mantan pemain tim utama”. Semoga dengan ditunjuknya Julen Lopetegui menambah jumlah trofi Real Madrid. #halamadrid

 

About AHMAD™

Ahmad Kurniawan Siddik adalah seorang blogger pemula yang banyak belajar dari dunia internet dan mengikat Ilmu dengan menuliskannya disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *